"Buat Apa Kami Melayani, Kalau Maunya Sama Saja?" Refleksi Kecil Pelayan Musik Muda di Gereja.
First Evan Davino Jasper ———— Pendahuluan Jujur, saya menulis ini bukan karena saya ahli musik dan liturgi. Saya sendiri masih kuliah semester 3 di Teologi belum mendapat mata kuliah liturgi dan jelas bukan musisi professional. Saya cuma anak muda yang suka musik dan turut ambil bagian pelayanan di gereja. Tapi justru dari situ kegelisahan ini muncul. Ceritanya saya waktu membawakan lagu Kidung Jemaat dengan aransemen yang saya sesuaikan. Temponya lebih hidup, harmonisasinya saya sesuaikan dengan cara saya bermain. Ataupun ketika saya dan teman-teman band pemuda melayani di kebaktian minggu. Niatnya murni, kami ingin melayani dengan sepenuh hati, dengan cara yang kami bisa. Eh, tapi ada yang kurang sreg. Beberapa jemaat yang lebih tua merasa tidak nyaman. Katanya lagunya terlalu beda. Harusnya seperti yang biasa, seperti iringan kidung jemaat yang sudah mereka kenal dari dulu. Dan saya mikir... ya sudah, kalau maunya persis seperti nada dan tempo Kidung Jemaat yang asli, putar saj...